ARSIP
One Day in SIK
- Akhmad Samiri
Kuala Lumpur, 02 Desember. Hari ini siswa-siswa dari Leongatha Secondary College (LSC) Australia mengunjungi ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Selama sehari penuh 15 siswa LSC Australia dan 3 orang pembimbingnya ingin mempraktekkan kemampuannya berbahasa Indonesia.
Hebohnya musik angklung ingin dirasakan masyarakat Australia. Maka Mr. Dadang Sholeh membagi kepiawaiannya dalam memainkan angklung. Apa jadinya kalau lagu You are My Sun Shine berkumandang lewat instrumen bambu.
"Wow, wonderfull, this is natural music. Good, I like angklung music." Kata Phoebe Kuhne setelah berhasil menggoyang angklung untuk satu lagu.
Ya, angklung memang dari Indonesia Bagus, bagus ayo kita main lagi," "Okey, kita akan nyanyi lagu You are My Sun Shine. Okey angkat angklungnya lihat not-not ini” perintah Mr. Dadang.
Setelah Mr. David mewakili teman-temannya minta izin untuk melakukan home schooling di SIK,Kepala Sekolah, Abdul Djawad, S.Pd. menyampaikan, "Kami mengucapkan selamat datang. Kedatangan siswa-siswa dari LSC semoga menambah wawasan tentang Indonesia. Mereka akan memahami budaya dan karakter masyarakat Indonesia. Masyakarakat Indonesia sebenarnya ramah. Senantiasa welcome terhadap bangsa manapun. Harapan ka Kelompok A: 2 IPS pendamping Rifki dan siti. Anggota: mi setelah kalian menjabat di pemerintahan Australia dapat menjalin kerja sama yang baik dengan Indonesia."
Teknis pelaksanaan homeschooling dipandu langsung oleh Waka Humas, Dewi Kartiningrat, dan dua guru bahasa Inggris, Dra. Ruwiyati dan Drs. Suwandi. Adapun bentuknya bergabung dalam proses belajar mengajar untuk melakukan interaksi langsung sesama siswa dan guru. Bentuk yang kedua yakni kunjungan ke lingkungan sekolah dengan panduan siswa sekolah sesuai kelompok yang telah ditentukan.
Berikut pengelompokannya: Kelompok A: 2 IPS pendamping Rifki dan siti. Anggota: Chelsea Caple, Hannah Djuric, Christopher Grabham. Kelompok B : 2 IPA pendamping Michael dan Nina. Anggota: Phoebe Kuhne, Jaslin Kelly, Callum Hutcheson, Kelompok C: 1 SMA A pendamping Galih dan Geisha. Anggota: Jordan Ralph, Renae Verboon, Patric Mc. Caughan. Kelompok D: 1 SMA B pendamping Andrian dan Nurul. Anggota: Tailah Oloughlinwar, Kate Wilson, Olden Matthew. Kelompok E: 1 SLTP Pendamping: Faris dan Annisa. Anggota: Georgie Wray- Mac. Cann, Caurtney Standfield, Jake Opray.
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur untuk lebih menginternasionalkan telah mengembangkan relasi. Kemampuan berbahasa Inggris anak pun dimaksimalkan dengan mendatangkan tiga guru sekaligus. Guru – guru muda yang potensial telah bergabung memperkuat barisan Dra. Ruwiyati dan Dewi Kartikaningrat, S.Pd. Mereka adalah Miss Dian Lestari, Mr. Suwandi, dan Mr. Saparuddin. Jam pelajaran untuk mapel Bahasa Inggris ditambah 4 jam per minggu.
Harapan kepala sekolah perubahan ini akan memberikan makna yang signifikan bagi kemajuan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.






